Selasa, 29 Januari 2013

Indonesiaku, Indonesia Raya


Indahnya alam ini membuatku terpaku
Kicauan burung terdengar merdu
Desiran angin membuatku membisu
Itulah indonesiaku

Namun kini segalanya telah berubah
Alam yang begitu megah
Kini telah punah
Digantikan oleh industri mewah
Yang dimiliki sang adikuasa

Tapi kenapa......
Kemiskinan semakin merajalela
Gizi buruk membabi-buta
Pengangguran pun dimana-mana

Itulah fenomena yang terjadi
Yang harus segera diperbaiki
Oleh rakyat negri ini
Dimulai dari diri sendiri

BANJIR MENGGENANGI IBU KOTA


Hujan deras yang terus menerus
Mengguyur ibu kota tercinta ini
Tanpa melihat waktu
Entah pagi, siang dan malam

Derasnya air hujan itu
Kini tak lagi terbendung
Meluap-luap ke berbagai arah
Sehingga menenggelamkan rumah-rumah

Tanpa mereka sadari
Sampah yang berserakan
Pohon yang ditebang sembarangan
Itulah awal dari bencana

banjir mendatangkan berbagai penyakit
banjir pula yang telah menenggelamkan harta benda
tak melihat siapa korbannya
dan akhirnya merugikan warga

Banjir di ibu kota
Bukanlah akhir dari segalanya
Masih bisa kita tanggulangi bersama
Dalam suka maupun duka

Sabtu, 19 Januari 2013

KEKECEWAAN PENCIPTA MOBIL LISTRIK


Setelah terjadinya kecelakaan pada Pak Dahlan Iskan, pencipta mobil listrik (Danet Suryatama) merasa diabaikan. Kecelakaan itu menyebabkan terjadinya gesekan antara pencipta dan Pak Dahlan Iskan.


Pernyataan banyak terlontar sehubungan dengan buruknya engine and safety system mobil listrik Tucuxi karya Danet Suryatama. Setelah insiden tabrakan tersebut, Danet membeberkan soal fitur-fitur mobilnya yang dianggap dahlan kurang sempurna diturunan karena tidak memiliki girboks.

Selain itu Danet juga kecewa karena mobil ciptaannya dibawa ke bengkel modifikasi Kupu-Kupu Malam serta karya ciptanya di bongkar tanpa seizin dan sepengetahuan dia dengan , hal ini tidak sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat untuk menjaga kerahasiaan tekhnologi mobil ini.

Sementara itu, Menteri BUMN Dahlan Iskan ketika dimintai tanggapan atas tudingan melakukan penjiplakan teknologi Danet tersebut, enggan berkomentar banyak. . 
Meskipun ada protes dari Danet, Dahkan menegaskan bahwa peluncuran mobil listrik berskala nasional akan tetap dilakukan sesuai dengan rencana pemerintah. "Dengan atau tanpa Danet, mobil listrik nasional akan jalan. Saat ini, pabrik aki khusus untuk mobil listrik sudah dikembangkan, termasuk pembuatan teknologi motornya," ujar Dahlan.

Sumber:
serapus.blogspot.com
www.iskaruji.com


Pencipta MOBIL LISTRIK



Mobi llistrik yang menjadi perbincangan publik akhir-akhir ini diketahui buatan anak negeri. Sang konseptor itu adala Danet Suryatama. Dia Lulusan Master di Universitas Glasgow, Inggris dan Michigan, Amerika Serikat (AS) serta Doktor di Universitas Michigan jurusan Struktur Perkapalan spesialisasi mobil ini mengaku mengungkapkan kecintaannya kepada lingkungan yang dituangkan ke mobil listrik pesanan Menteri BUMN Dahlan Iskan.


 


Setelah lulus dari gelar Doktornya pada 1999, Danet melanjutkan kariernya di bidang automotif di Chrysler dan Mitsubishi. Lalu ia memutuskan untuk kembali ke Tanah Air Dan mengabdikan dirinya ke negara dengan menuangkan seluruh kreatifitasnya.

 

Danet Suryatama mengajukan proposal untuk  bergabung dengan proyek mobil listrik ketika Pak Dahlan mengumumkan putra petir pada maret lalu, setelah

Itu dia bersama tim membuat mobil model Tucuxi.

 

Keistimewaan mobil listrik ini yaitu menggunakan teardrop spinning atau sistem memperbanyak isi dan membuat mobil itu kalau digas dengan kencang semakin stabil. Sistemnya dipakai oleh pembuat mobil zaman dulu.

Selain itu, konsep mobil listrik ini sistem kendalinya lain dari mobil listrik yang ada. Kami memakai sistem pyramid cable fiber berkekuatan tinggi. Bisa tahan peluru jika diperlukan. Tapi untuk mobil yang ini tidak dilengkapi dengan itu. Mobil ini juga bisa ditempuh hingga 300 km dan baterainya bisa diisi dengan durasi empat jam saja. Jika di rumah dengan kekuatan biasa, bisa 10 jam.


Mobil listrik dikembangkan karena mobil ini ramah lingkungan  dan tekhnologinya terdepan . komponennya 50% dari dalam negeri, namun baterai di impor dari China.

Dana yang dibutuhkan untuk pembuatan mobil listrik ini sekitar Rp 1,5 M. Rencana produksi limited edition. Sekarang 25 unit sampai 40 sudah terorder. Nanti saat 200 hingga 400 unit mobil kita setop dulu. Sementara untuk produksinya kita perkirakan dua atau tiga bulan bisa produksi lima kendaraan.


Sumber:
wirosableng810.blogspot.com

Kucuran Dana Untuk RSBI di Hentikan



Hal ini terjadi karena keputusan Mahkamah Konstitusi yang telah menghapus kebijakan ini, oleh karena itu pemerintah tidak boleh mengucurkan dana untuk  sekolah RSBI, jika hal ini terjadi maka akan terjadinya korupsi.

Peraturan pemerintah mengenai RSBI telah dihapus. Maka jika anggarannya masih dikucurkan akan menjadi pelanggaran hukum.

Mahkamah Konstitusi sebelumnya membatalkan Pasal 50 ayat 3 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional yang menjadi landasan hukum RSBI. Sebab, sekolah yang dalam proses belajar-mengajarnya menggunakan bahasa Inggris itu dianggap tak membangun nasionalisme.

Pembatalan pasal 50 ayat 3 UU Sisdiknas ini tidak akan berdampak banyak bagi sekolah bersangkutan. Karena sekolah-sekolah yang selama ini dilabeli RSBI sejak dulu sudah unggul. Sehingga tanpa dilabeli RSBI pun sudah unggul.

Pembatalan regulasi RSBI ini akan berdampak besar terhadap masyarakat luas. Karena secara otomatis akses masyarakat ke sekolah unggul terbuka lebar karena sekolah itu kembali jadi milik publik, bukan sekolah milik siapa yang kuat bayar.

sumber:
tempo.com
kompas.com

Say good bye “RSBI”


Keputusan Mahkamah Konstitusi dalam hal pencabutan RSBI di dunia pendidikan memberikan angin segar karena diskriminasi pendidikan telah berkurang. Menjadi PR untuk pemerintah agar menyetarakan mutu pendidikan seluruh sekolah di pelosok nusantara, mencerdaskan bangsa tanpa ada kata si kaya dan si miskin.

Keberadaan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) cenderung mencederai UUD 1945, hal ini terjadi karena memberikan pelayanan pendidikan secara layak dengan fasilitas bagus dan biaya mahal. Maka, rakyat yang tidak mampu (miskin) tidak layak mengenyam pendidikan di RSBI.

Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus RSBI sudah sesuai dengan amanat UUD 1945 “memberikan hak kepada semua warga negara untuk mendapatkan pelayanan pendidikan adalah sama dan setara". Bukan sekolah favorit milik si kaya dan sekolah murah milik ssi miskin.

Pemerataan mutu pendidikan berlaku bagi seluruh lembaga pendidikan, baik yang dikota atau di desa, yang berstatus swasta atau negeri. Tidak ada kata “favorit” dengan kucuran dana lebih banyak dari sekolah yang hampir bobrok/roboh, sekolah yang tidak memiliki fasilitas memadai.

Perhatikanlah yang belum memadai fasilitas sekolahnya, jangan perhatikan sekolah yang sudah memadai. Setarakan pendidikan dan majukan kualitas pendidikan warga negara.

sumber : 
suarakarya-online.com
 kompas.com

BANJIR MELUMPUHKAN IBUKOTA


Hujan deras yang terus menerus mengguyur ibukota serta kiriman air dalam kepasitas besar dari Bogor dan Depok  telah melumpuhkan aktifitas warga Jakarta.



Banyak toko dan perkantoran yang masih buka, namun banjir yang melanda jalanan serta rel kereta membuat ribuan karyawan tidak bisa menjangkau tempat kerja di daerah pusat kota. Di wilayah seputar bundaran Hotel Indonesia, ketinggian air yang berwarna keruh mencapai lutut orang dewasa.

Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka sesuai jadwal, namun Direktur Perdagangan BEI Samsul Hidayat mengatakan transaksi perdagangan sesi pagi relatif sepi dengan total nilai sekitar Rp1 triliun. Biasanya, sesi pagi mencapai Rp2,3 triliun hingga Rp2,5 triliun. Kamis siang, Indeks Harga Saham Gabungan turun 0,2%.

Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sejauh ini tak ada pembatalan penerbangan, kata Trisno Heryadi, Sekretaris Korporat PT Angkasa Pura II. “Kami telah mengantisipasi situasi ini dan bekerja sama dengan kepolisian, militer, serta Badan SAR Nasional dalam menyediakan truk, bus, dan perahu karet untuk membantu penumpang mengarungi banjir.

Jakarta rawan terjangan banjir dikarenakan banyak pembangunan yang tidak memberi tempat aliran air dan masih banyaknya budaya membuang sampah pada sungai.

POLA PIKIR BUANG SAMPAH MASYARAKAT INDONESIA


Banjir yang melanda ibu kota negara Indonesia yang terjadi sejak 13/1/2013 , disinyalir akibat rekonstruksi pembangunan negara dan yang lebih penting lagi adalah sampah yang menjadi PR besar bagi gubernur DKI yang baru.

Gaya hidup orang jakarta,termasuk membangun rumah dipinggiran sungai (mempersempit lebar sungai), membuang sampah di sungai, dan menutup got/parit untuk  kebutuhan pribadinya.

Sungai dan kali yang seharusnya bisa menghantarkan air dengan lancar ke laut, jadi super extra terhambat akibat jalurnya terhalang sampah.




Selain itu penataan lingkungan pembangunan atas tanah dan bawah tanah kota Jakarta (pembuangan air, jalur kabel, dll) merupakan terumit didunia, tak pernah ditemukan jalur terlengkapnya, serta awal dan akhirnya.

Kesimpulan dari penyebab banjir di Jakarta yaitu pola hidup dan rekonstruksi pembangunan yang tak terarah, jadi kesadaran yang tinggi untuk hidup bersih dan peduli lingkungan yang akan membawa ibu kota tercinta ini bebas dari banjir.

MENDULANG EMAS DITENGAH BANJIR


 Bencana banjir yang tengah terjadi di belahan bumi Nusantara tidak hanya memberikan efek negatif tetapi juga memberikan pundi-pundi rupiah bagi masyarakat sekitar.

 Kegiatan ekonomi semacam ini dipergunakan warga untuk mengais rupiah dengan cara menjadi tukang ojek banjir (ojek gerobak).



Seperti di tebet ojek gerobak bermunculan untuk menyebrangkan warga atau motor yang akan menuju tebet atau sebaliknya. Ojek banjir ini mematok harga sekitar Rp 10.000,- per kepala. Jarak tempuh untuk menyeberangkan tersebut cukup lama karena ketinggian banjir lebih kurang masih seperut orang dewasa pada 17/1/2013. Masyarakat sekitar sangat terbantu oleh adanya ojek banjir ini sebab, mereka tidak usah memutar arah untuk menuju tempat tujuan.

Tukang ojek banjir ini mengantongi Rp 500.000,- per hari, sangat mengejutkan memang namun itulah sebuah anugerah ditengah musibah yang menimpa ibu kota.