Selasa, 05 Februari 2013

Dana Anggaran Mass Rapid Transit Jakarta




Proyek Mass Rapid Transit yaitu salah satu mega proyek Prov. DKI Jakarta yang membutuhkan dana trilyunan Rupiah yang digagas sejak era Gubenur Sutiyoso. Proyek ini digadang-gadang akan mengurangi tingkat kemacetan di Jakarta.

 

Pemerintah menerapkan pembagian biaya pembangungan MRT sebesar 49% pemerintah pusat dan 51% pemerintah daerah. MRT adalah proyek pemerintah daerah sehingga mayoritas beban biaya harus ditanggung Pemda. Cost sharing tersebut menentukan beban yang harus ditanggung APBN dan APBD DKI Jakarta terkait pengembalian sumber dana pembangunan MRT yakni pinjaman lunak JICA senilai Rp15,7 triliun.

 

Pembangunan di bagi tiga tahap :

Tahap I  (koridor selatan)                :  Menghubungkan Lebak Bulus - Bundaran Hotel Indonesia.
Tahap II ( koridor Selatan – Utara):  Menghubungkan Bundaran HI - Kampung Bandan.
Tahap III                                             :  Menghubungkan Jakarta Timur - Barat, alternatif jalurnya Balaraja - Cikarang.

 

Namun pembangunan MRT ini memunculkan pro dan kontra, terutama masyarakat yang tinggal disekitar mega proyek ini. Seperti di koridor selatan yang menghubungkan Lebak Bulus – Bundaran HI.


Sumber :
Bisnis.com
gatra.com
beritasatu.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar